Membangun Masjid Pertama di Halmahera Utara

  • Rp400.000.000

    Target
  • Rp1.560.000

    Dana Terkumpul
  • 19

    Hari lagi
Pencapaian (%) :
0.39%
Minimum amount is Rp0 Maximum amount is Rp0
Rp

Deskripsi

“Tapi apa daya, sebagian besar mata pencaharian kami hanya nelayan dan petani yang cukup untuk menghidupi keluarga dan anak sekolah sehari-hari” Ust. Sarif

Adalah masyarakat Desa Dedeta Kecamatan Loloda Kepulauan Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara. Tinggal di daerah 3T (Terpencil, Terluar dan Terdepan) di Indonesia menjadikan masyarakat umum kurang mengenali daerah kami. Selain karena jarak yang jauh dari hingar bingar perkotaan, kami juga terpisah-pisah dengan penduduk lainnya. Ya, kami masyarakat kepulauan yang jika ingin melihat ibu kota kabupaten saja harus menempuh 1 hari perjalanan menggunakan kapal kayu.
Halmahera Utara di dominasi oleh nasrani, pembangunan gereja sangat masif. Tapi, bagaimana dengan nasib mesjid kami? Sejak 2007 masyarakat sudah mencoba berswadaya untuk membangun meajid berukuran sekitar 10 x 15 m ini.
Tapi apa daya, sebagian besar mata pencaharian kami hanya nelayan dan petani yang cukup untuk menghidupi keluarga dan anak sekolah sehari-hari. Mesjid Nurul Mubin bukan hanya digunakan untuk sholat 5 waktu semata, seringkali kegiatan anak-anak mengaji dan khatam quran dilakukan disini.
Sekian lama, kami ingin mesjid ini segera dibangun dengan lebih baik. Karena bagi kami, mesjid adalah ruh dan gambaran kehidupan. Semoga dengan dibangunnya mesjid Nuril Mubin, kehidupan kami juga akan lebih baik dan lebih madani.

Itulan penuturan Ust. Sarif Hi. Keper (Ketua DKM Masjid NUrul Mubin).

Berikut beberapa dokumentasi yang menggambarkan kondisi disana:

4f5cca2f3e40fdb9fd7775228237684b8d76cdf1

53e4c17a6ae93ae9f6d7d020f1f82eb7da6368b7

b2430f9870c79648fa27efc164c39d3a0d5f4ce3

Sedikit saja yang kita infakkan di jalan Allah, insya Allah akan banyak manfaatnya untuk kita di dunia dan di akhirat

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Membangun Masjid Pertama di Halmahera Utara”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengajuan Proposal